Ahensi ke Ahensi

Standard

Ahensi (begitulah orang-orang agency menyebutnya), tempat kerja pernah gue cap sebagai tempat yang ga akan pernah gue singgahi sebagai tempat kerja gue karena jam kerjanya yang lumayan gila. Kadang ga mengenal jam pulang dengan ritme kerja seperti musik heavy metal. Tapi justru disitulah gue terdampar selama lebih dari 3 tahun, menyesalkah?

Continue reading